AD (728x90)

Minggu, 10 Januari 2016

METODE (POLA)…


Metode (pola)…

Seseorang yang bernama Yohanes Surya membuktikan pada dunia bahwa “Tidak ada anak yang bodoh, yang ada hanyalah anak yang belum mendapatkan 2 hal yaitu:


  1. Guru yang Tepat
  2. dengan Metode yang Tepat
Suatu ketika Yohanes Surya pernah menggembleng beberapa anak-anak Papua yang memiliki IQ di bawah rata-rata. Dia kumpulkan berbagai anak Papua kala itu. Lalu ia gembleng. Hal ini ia lakukan berdasarkan permintaan pejabat pemerintah setempat agar mampu memberikan edukasi ke beberapa anak-anak papua. Saat itu, Yohanes Surya pun menyanggupi permintaan pejabat pemerintah tersebut dan bahkan meminta diberikan anak papua yang paling bodoh untuk ia latih. Hingga tercapailah 90 orang anak Papua yang terkumpul dari berbagai daerah di Papua.
Luar biasa!! Hanya dalam hitungan 6 bulan saja mereka telah berhasil menjadi pribadi yang unggul dalam matematika. Mereka yang sebelumnya dipandang sebelah mata, kini mereka menjadi pribadi yang teramat mengagumkan. Mereka yang sebelumnya memperoleh predikat anak paling bodoh, malah jadi bintang juara. Bahkan mereka berhasil menjadi juara nasional dan internasional dalam berbagai ajang perlombaan matematika dan di antaranya ada juga menjadi juara di kompetisi robotik.
Kenapa demikian? Karena Yohannes Surya diakui memiliki berbagai metode pembelajaran yang luar biasa. Namanya metode “GASING”. Apa itu? Yaitu metode GAmpang, ASik, dan MenyenaNGkan.

Seperti apa penampilan Yohanes Surya dapat Anda lihat dari link berikut:

Belajar matematika itu bisa buat puyeng bisa juga asik dan menyenangkan. Betul begitu? Ya kalau disuruh pilih, jelas anak-anak akan memilih yang menyenangkan, wong kita juga begitu kok. Hehe..   Buat apa metode yang ruwet dipakai jika ada cara yang asik dan memudahkan untuk sampai tujuan. Yang penting tujuan tercapai. Sepakat??
Metode. Lalu dari mana kita belajar metode tersebut? Jelas dari orang yang hebat. Dari pengajar yang hebat yang tahu cara-cara hebat. Di mana seperti ada shortcut untuk sampai goal yang ingin dicapai kalau Anda belajar dari orang tersebut.
Begitu pula dalam berbisnis, dalam menghasilkan uang. Kita bisa memperoleh “shortcut” untuk meraih kesuksesan bisnis atau finansial dengan mengetahui metode (cara) yang tepat dari yang tepat. Atau apa pun yang ingin kita tekuni dan melahirkan prestasi. Jadi dengan mengetahui metode, cara, atau pola meraih kesuksesan kita bisa memperoleh kesuksesan. Bahasanya begitu.


Itulah alasan mengapa kita perlu banyak belajar dari seminar-seminar, training, club, dan komunitas-komunitas yang intensememberikan input dalam meraih kesuksesan. Kita belajar dari mereka yang sudah punya track record di bidangnya. Maksudnya begini, ya kalau kita mau jago investasi properti ya belajar sama yang jago properti. Mau jago main saham, ya cari yang yang jago main saham. Dan ingat, sesungguhnya kita bukan hanya belajar kesuksesan dari si pengajar atau si pemateri. Tapi kita bisa belajar dari kegagalan yang pernah ia dapatkan. Sehingga, kita bisa mememinimalisir kegagalan. Apa enggak capek gagal mulu.. hehe
So, mulailah temukan guru atau super guru yang bisa mengembangkan diri Anda sampai ke puncak karir, puncak prestasi kita di dunia dan akhirat kita. Atau istilah lainnya, “The Best Teacher” atau “Guru Abadi”. Praktikkan cara-cara yang mereka ajarkan. “Jangan pernah merasa sudah melakukan yang terbaik, jika belum belajar dari yang terbaik.” Sip dah.. :)
& Thanks untuk para pembaca…
Silaturahim lebih jauh: @al_ghifariHSB (Trainer & Founder Akuntansi Otak Kanan // Juara 1 Olimpiade Akuntansi dan Marketing 2012 // Juara Harapan 1 “Competition Of Accounting” Se-Indonesia 2014)
WA : 083870830773
@al_ghifariHSB
Email: admin@aoklandz.com

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 komentar:

Posting Komentar

 

© 2016 Akuntansi Otak Kanan. All rights resevered. Designed by Templateism